TUGAS SOFTSKILL

HUBUNGAN ANTARA MASALAH PENDUDUK DENGAN PERKEMBANGAN KEBUDAYAAN

Penduduk adalah semua orang yang berdomisili di wilayah geografis Indonesia selama enam bulan atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari enam bulan tetapi bertujuan menetap.

Pertumbuhan penduduk merupakan salah satu faktor penting untuk masalah sosial ekonomi penduduk, daerah, atau negri bahkan dunia. Disamping itu juga berpengaruh terhadap jumlah dan komposisi penduduk.

1 . Faktor – faktor yang menambah jumlah penduduk, yaitu :

a. Faktor alami (natural increase), antara lain kelahiran dan kematian
Pertumbuhan penduduk alami dapat dihitung jumlahnya berdasar selisih antaratingkat kelahiran dan tingkat kematian.
Rumus: Pn = Po + ( L – M )
Keterangan:
Pn = Jumlah penduduk pada tahun tertentu (setelah penambahan).
Po = Jumlah penduduk pada awal tahun hitungan (sebelum penambahan).
L = Lahir (kelahiran).
M = Mati (kematian).
b. Faktor sosial (social increase)
Yaitu pertambahan penduduk yang disebabkan selisih kelahiran dan kematian serta migrasi, dihitung dengan rumus berikut:
Rumus: Pn = Po + {(L – M)+(Mi – Mo)}
Laju pertumbuhan penduduk Indonesia dari tahun ke tahun semakin menurun, hal itu tidak terlepas dengan program keluarga berencana. Laju pertumbuhan penduduk Indonesia dari tahun ke tahun seperti berikut.
• Periode 1971-1980 sebesar 2,32 persen
• Periode 1981 – 1990 sebesar 1,97 persen,
• Periode 1991 – 2000 sebesar 1,6 persen.

2 . Sturuktur Penduduk

a. Persebaran penduduk adalah distribusi penduduk dalam suatu wilayah. Persebaran penduduk diketahui dari pengukuran kepadatan penduduk.

b. Komposisi penduduk adalah susunan penduduk berdasarkan pada pengelompokan tertentu.

Komposisi  penduduk menurut umur, jenis kelamin, pendidikan, lapangan kerja, dan status perkawinan.

Berdasarkan komposisi penduduknya, piramida penduduk dibedakan menjadi 3 macam, yaitu : Piramida penduduk Muda,Dewasa, dan Tua.

c. Piramida Ekspansif adalah piramida penduduk yang menunjukkan sebagian besar penduduk berada pada kelompok usia muda.

d. Piramida Kontraktif adalah piramida penduduk yang menunjukkan jumlah penduduk pada kelompok usia muda yang rendah, karena angka kelahiran berada dalam tingkat sedang.

e. Piramida Stasioner adalah piramida penduduk yang menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang mencolok antara jumlah penduduk perkelompok umur, karena jumlah kelahiran yang sangat rendah.

                     https://i1.wp.com/4.bp.blogspot.com/_0rAfiPL_f0o/TNY5QS1SUmI/AAAAAAAAABE/4ThEQ2X9wWI/s1600/pyramid_taiwan.jpg

Keterangan : Tahun 1950 Piramida Ekspansif, Tahun 2007 Piramida Kontraktif, Tahun 2050 Piramida Stasioner

 

HUBUNGAN ANTARA MASALAH PENDUDUK DENGAN PERKEMBANGAN KEBUDAYAAN

Pengertian Kebudayaan

Budaya atau Kebudayaan adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbada budaya dan menyesuiakan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.

Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.

1. Kebudayaan Hindu dan Budha

Pada abad ke-3 dan ke-4 Agama Hindu masuk ke Indonesia. Lalu pada abad ke-5 Agama Budha atau budhisme masuk ke Indonesia, Khususnya ke pulau jawa.

2. Kebudayaan Islam

Pada abad ke-15 dan ke-16 Agama Islam sudah dikembangkan di Indonesia. Oleh para pemuka-pemuka islam yang disebut wali sanga.

3. Kebudayaan Barat

Awal kebudayaan barat masuk ke Indonesia, ketika kaum kolonialis/penjajah mengedor masuk ke Indonesia.

Perkembangan kebudayaan di Indonesia sangat dipengaruhi oleh kepadatan penduduk pada suatu Negara itu sendiri, dan beberapa hal yang mempengaruhi perkembangan budaya adalah sebagai berikut :
Teknologi yang semakin berkembangØ

Dalam proses perkembangan sosial budaya itu, biasanya hanya mereka yang mempunyai berbagai keunggulan sosial-politik, ekonomi dan teknologi yang akan keluar sebagai pemenang dalam persaingan bebas. Akibatnya mereka yang tidak siap akan tergusur dan semakin terpuruk hidupnya, dan memperlebar serta memperdalam kesenjangan sosial yang pada gilirannya dapat menimbulkan kecemburuan sosial yang memperbesar potensi konflik sosial.dalam masyarakat majemuk dengan multi kulturnya.

Keterbatasan lingkunganØ
Selain penerapan teknologi yang berkembang juga cenderung tidak mengenal batas lingkungan geografik, sosial dan kebudayaan maupun politik. Di mana ada sumber daya alam yang diperlukan untuk memperlancar kegiatan industri yang ditopang dengan peralatan modern, disanapun mesin-mesin modern didatangkan dan digunakan tanpa memperhatikan kearifan lingkungan (ecological wisdom) penduduk setempat.

Sumber : Abu Ahmadi, Drs, ILMU SOSIAL DASAR, Rineka Cipta, Juli 1991

 buku PR, geografi SMA kelas 3
 penerbit Erlangga, Geografi smp kelas ix

http://boykb.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s