Roti

Setelah menonton tayangan reportase investigasi di trans tv tentang roti berbahaya, gue jadi pengen ngeshare ke kalian tentang info ini. Ya.. siapa tau aja karena aktifitas kalian yang padat, jadi kurang mengetahui informasi. Jadi yang engga sempet liat tayangannya kan bisa baca lewat blog ini.

Roti, tentu salah satu makanan yang sering dikonsumsi oleh hampir semua masyarakat. Selain praktis, kandungan gizi dari roti juga baik bagi tubuh. Bahkan roti juga menjadi salah satu alternatif pangan selain nasi.

Sekarang, roti semakin banyak variasi mulai dari rasa hingga bentuk yang tentu akan menggugah selera makan kita. Tentu hampir setiap hari kita mengkonsumsi penganan yang satu ini. Tapi apa jadinya bila penganan yang kita kira baik ternyata malah berbalik meracuni tubuh kita sendiri??

Roti yang semula baik bagi tubuh beralih fungsi menjadi roti yang berbahaya bagi tubuh.
Pada dasarnya, roti dapat dibuat dari berbagai jenis tepung, seperti terigu, jagung, beras, garut, singkong, dan lain-lain. Namun tepung terigu lebih serng digunakan karena ia memiliki kemampuan gluten (jenis protein pada tepung terigu) yang sangat elastis dan kuat untuk menahan pengembangan adonan. Gula dan margarin juga bahan penting dalam pembuatan roti. Tapi penggunaan kedua bahan ini secara berlebihan juga tidak baik.

Selain serat, roti juga dapat diperkaya dengan berbagai macam zat gizi. Beberapa zat gizi yang umumnya ditambahkan ke dalam roti adalah vitamin B1, B2, dan niassin, sejumlah mineral berupa zat besi, iodium, kalsium, dan lain-lain. Roti juga sering diperkaya dengan asam amino tertentu untuk lebih meningkatkan mutu protein bagi tubuh. Belakangan ini roti juga diperkaya dengan asam lemak tidak jenuh ganda (PUFA), terutama kelompok omega-3 untuk mendukung perkembangan anak mengingat roti juga merupakan makanan yang digemari anak-anak.

Untuk saran penyajian, selain dengan selai, keju, atau olahan daging, kombinasikan juga roti dengan sayuran dan buah agar vitamin dan mineralnya lebih tinggi. Dan saat membeli roti, perhatikan selalu kualitasnya, jangan sampai memilih yang sudah hampir kadaluarsa atau bahkan terlalu banyak pengawet. Semoga info mengenai roti ini bermanfaat untuk Anda.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s